Sabtu, 26 Maret 2011

Gunung Api Purba Nglanggeran Biodiversity Heritage



Bukit Nglanggran menurut sejarah geologinya kawasan ini terbentuk sejak zaman tersier  kala miosin awal sampai  kala miosen tengah. Bongkahan batu-batu besar yang tertinggal adalah material vulkanik tua, merupakan salah satu bukti gunung berapi  yang pernah aktif . Bukit ini tersusun lava bantal dengan komposisi material vulkanik, yang berselingan dengan batu pasir vulkanis berwarna hitam pekat  (Surono et all, 2008). Bukit yang mempunyai ketinggian  ± 700 mdpl ini terletak di desa nglanggran kecamatan Patuk kabupaten Gunung Kidul. Bukit yang pernah aktif ini secara geografis terletak di antara 07° 33' 30" - 08° 32' 00" Lintang Selatan dan 110° 50' 00" - 110° 51' 00" Bujur Timur (PPIK UGM).
Uniknya beberapa waktu lalu, sebuah badan dari PBB menetapkan kawasan ini menjadi sebuah musem bersejarah bagi para geologiwan, karena menurutnya menjadi sebuah kajian menarik. Ada beberapa pendapat mengatakan bahwa kawasan ini merupakan heritage biodiversity. Selain itu, menurut widodo (2011) mengatakan di kawasan bukit ini, ada tanaman kalimantan yang hidup di kawasan ini. Menurut pengamatan kami bersama kawan-kawan, ada salah satu tumbuhan yang biasa hidup di pantai yang terdapat di kawasan ini. Tumbuhan ini adalah pandan laut. Terus muncul  uneg-uneg dalam benak saya” berarti ada benarnya juga kalau ada pendapat mengatakan kawasan ini dulunya merupakan dasar pantailalu terjadi tekanan dari dalam bumi lalu naik ke atas. Bahkan ada beberapa penelitian, mengatakan bahwa kawasan ini merupakan komponen penyusun bukit barisan jawa bagian selatan. Bukit ini menyusun sepanjang parangtritis sampai wonogiri. Disepanjang bukit ini, pernah di temukan fosil foraminifera. Lalu dalam benak saya muncul pertanyaan, kapan waktu menjadi dasar pantai, kapan waktu menjadi gunung berapi?

Reaksi:

0 komentar: