Sabtu, 26 Maret 2011

Akibat Pergeseran Musim Dan Perubahan Iklim Tentang Alam Sepanjang 2010


Ada beberapa hal yang menarik yang bisa kita petik dari perjalanan ikim dan cuaca di sepanjang tahun 2010.  Sekitar akhir tahun 2010  kita di suguhi beberapa fenomena alam yang  menarik di DIY.   Di daerah persawahan bantul daerah istimewa Yogyakarta terdapat fenomena crop circle. Pada awal muncul peristiwa ini beberapa media menyebutnya dengan UFO (unidentiflying objek). Kemudian ada mulai bermuculan asumsi-asumsi tanpa melakukan pengamatan secara ilmiah. Bahkan ada beberapa mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jogya mengaku membuatnya. Ada juga beberapa para peneleti dari perguruan tinggi dari Jawa Tengah menyatakan bahwa fenomena crop circle merupakan sebuah fenomena alam. Mereka mengatakan fenomena alam akibat perubahan iklim yang terjadi dikisaran 5 tahun terakhir. Mereka mengatakan fenomena alam dengan alasan, telah dilakukan penelitian. Peneletian ini, dengan  menguji dan membandingkan antara tanah yang terkena crop circle dengan tanah yang normal. Lalu bagaimana hasilnya? Ternyata hasilnya cukup mencengangkan tanah yang terkena crop circle  mempunyai kandungan N (Nitrogen) yang lebih tinggi. Terlepas benar atau salah,  mengenai fenomena crop circle memang menarik untuk dikaji. Bahkan ada juga di salah satu sekolah dasar di Semarang membuat crop circle di tanah lapang dengan reruputan yang tebal. Mereka membuatnya dengan dipandu gurunya, dengan cara memakai rumus matematika, hasilnya juga cukup bagus dan terlihat simetris.
Selain fenomena crop circle yang cukup manarik, naik harga lombok juga menghiasi di penghujung tahun 2010. Naiknya harga lombok ini juga mencekik pemilik warung makanan. Naiknya harga lombok ini, dari beberapa laporan dari berbagai media cetak maupun elekronik disebabkan oleh cuaca yang ekstrem. Pada sepanjang tahun 2010 hampir sepanjang bulan terjadi fluktuasi curah hujan yang tidak menentu. Nah dengan cuca yang tidak dapat di prediksi lagi ini, mempengaruhi hasil panenan beberapa tanaman sayuran, salah satunya lombok. Di Kulonprogo yang memiliki kawasan lahan pertanian yang cukup luas. Di daerah ini termasuk salah satu daerah yang terkena dampak dari cuaca yang ektrem ini. Selain petani lombok, petani sayuran yang lain juga mendapat dampak yang cukup serius. Seperti yang telah dilaporakan salah satu media terkenal di Yogyakarta. Akibat beberapa tanaman sayuran yang terkena dambak akibat cuaca ekstrem ini, salah satunya lombok, mengalami kerusakan. Sehingga akibatnya penghasilan produktifitas lombok menurun, sedangkan permintaan terus terus bertambah seiring dengan bertambahnya penduduk.  
Selain beberapa fenomena di atas, mungkin masih banyak fenomena yang belum kami ketahui. Untuk  itu mengajak temen2 pembca untuk disksui… monggo …


Reaksi:

0 komentar: